Apa itu Aux Sends?

Pada mixer, kita menggunakan aux send untuk mengirim signal dari sebuah channel ke luar yg lalu disambungkan pada hardware external (biasanya reverb) 

Perbedaan utama antara insert vs aux send adalah : Ketika menggunakan insert kita memotong jalur audio, lalu mengirimkan signal audio nya ke luar untuk di proses oleh external hardware (contohnya compressor). Lalu output dari external hardware tersebut dikirim balik ke mixer yang artinya signal return nya adalah hasil processing dari external hardware. Itulah sebabnya pada DAW ketika kita menggunakan reverb secara insert terdapat settingan wet/dry untuk mengatur perbandingan antara dry signal dan banyaknya reverb yang kita inginkan. 

Sedangkan ketika kita menggunakan aux send maka signal audio tidak diganggu, tapi kita mengirimkan copy dari signal tersebut yang banyaknya diatur dari send level atau pada mixer adalah tombol aux. Signal path di mixer biasanya adalah setelah insert tapi sebelum EQ. Aux Sends ini banyak dipakai untuk memasang reverb dengan keuntungan utama nya adalah menghemat jumlah reverb yang dibutuhkan. Jaman analog reverb adalah hardware yang harganya lumayan mahal. Jadi secara logis memasangnya secara aux send jauh lebih hemat karena kita cukup menggunakan satu buah reverb yang kita taruh di insert nya aux channel. Lalu untuk setiap channel yang ingin kita beri reverb kita tinggal membuka tombol dari aux send. 

Ketika digunakan di DAW, memasang reverb secara aux send memiliki keuntungan tambahan yaitu kita bisa mendapatkan efek reverb yang stereo. Walaupun kelihatan nya simple mungkin banyak dari pengguna awal DAW yang tidak menyadari bahwa reverb yang dipasangnya adalah mono. Ini disebabkan reverb dipasang secara insert pada track vocal atau snare drum yang mana biasanya adalah mono. Sedangkan apabila menggunakan aux send, pertama kali meng "create" fx channel atau aux channel pastikanlah kita bikin stereo channel. Setelah itu baru kita insert reverb nya disitu. Maka misalnya vocal, snare, gitar, dsb nya yg mono akan mendapatkan reverb yg stereo. Sound dan depth nya jauh terdengar lebih baik.

Tips untuk diingat adalah ketika kita memasang reverb pada insert nya aux channel, perhatikan untuk memasang nya pada posisi wet 100% karena hanya reverb yang kita butuhkan di aux channel. Signal asli tetap berada di track nya, apabila kita lupa untuk mensetting spt itu maka mungkin menemukan bahwa walaupun sudah membuka send level banyak2 tapi tetap saja reverb nya sedikit hehe

Untuk mengirimkan signal melalui aux send, kita memiliki dua pilihan yaitu melakukan nya secara pre fader atau post fader. 

Kebanyakan dari DAW atau mixer biasanya pilihan ini di set pada post fader, aux mengambil signal setelah melewati fader. Artinya apa yang kita lakukan pada fader, misalnya mengangkat atau menurunkan nya akan berpengaruh pada banyaknya level dari aux send. Konfigurasi ini cocok dipakai ketika kita memasang efek reverb. Ketika kita mengangkat atau menurunkan volume dari channel, otomatis reverb nya akan ikut bertambah atau berkurang. 

Bagaimana dengan pilihan satunya lagi? Pre fader berarti aux mengambil signal sebelum melewati fader. Terkadang kita menggunakan konfigurasi ini apabila kita tidak mau apa yg kita lakukan pada fader berpengaruh pada banyaknya signal yang dikirim. Beberapa contoh saat kita menggunakan pre fader aux ini adalah :

* Misalnya aux kita gunakan sebagai headphone mix untuk player/drummer, bisa juga untuk monitor panggung. Jadi kita membuat satu buah mix b yang terpisah dari fader utama menggunakan aux send. Karena aux dikirim pre fader jadi tidak masalah apapun yang kita lakukan terhadap fader tidak akan berpengaruh terhadap mix yang sudah kita atur untuk misalnya headphone player

* Mengatur perbandingan antara dua buah sound yang berbeda. Misalnya kita memiliki satu sound gitar, lalu ketika mixing memutuskan untuk menggunakan tambahan crunch atau drive dari amp simulator. Tapi kita tidak mau menggunakan amp simulator secara insert karena masih menginginkan sound asli dari efek gitar nya. Solusi nya kita bisa membuat sebuah aux channel, meng "insert" amp simulator disana, lalu mengirimkan signal dari gitar kita secara pre fader. Dengan demikian kita bisa mengatur masing2 banyaknya sound dari amp simulator maupun asli nya secara independent...Walaupun fader kita turunkan, signal masih terkirim ke aux channel

Dilarang meng copy artikel tanpa seijin penulis (Rudi Dolphin)